PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Pemkab Purbalingga menggelar operasi pasar minyak goreng kemasan merek Minyakita di Pasar Segamas, Kamis 23 Februari 2023. Operasi pasar bertujuan menstabilkan harga minyak goreng yang melonjak menjelang bulan Ramadan.
Kelangkaan Minyakita di pasaran juga menjadi penyebab operasi pasar digelar di Purbalingga. Sebab, keberadaan Minyakita memang untuk menstabilkan harga minyak goreng.
Pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi Minyakita sebesar Rp 14.500 per liter. Sementara harga minyak kemasan merek lain berkisar Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu.
Kepala Pasar Segamas, Zurkoni, mengatakan Purbalingga mendapat kuota 240 karton. Masing-masing pedagang mendapat tujuh karton.
Baca Juga:5 Potret Yuni Shara Bersama Anak-Anaknya, Sering Disebut Mirip Kakak Adik!
"Pedagang yang boleh beli hanya pedagang di Pasar Segamas," kata dia.
Pedagang yang boleh membeli Minyakita pun hanya pedagang kecil. Mereka membeli seharga Rp 12.600 per liter dan dijual dengan harga eceran tertinggi Rp 14.500.
Artika Rahman, Kepala UPTD Pasar Wilayah 1, mengatakan sementara operasi pasar digelar di Pasar Segamas. Namun tak menutup kemungkinan menggelar operasi pasar di pasar lain.
"Menunggu perintah pimpinan," katanya.
Ia menjelaskan, operasi pasar Minyakita akan dilakukan rutin hingga bulan Ramadhan. Sebab, menjelang Ramadan hingga Idul Fitri harga minyak biasanya naik.
Baca Juga:Auto Lembap, Ini 5 Cara Mengatasi Kulit Wajah Kering Saat Puasa
"Karena panik buying ibu-ibu menjelang Ramadan," tuturnya.
Perilaku konsumen menjelang Ramadan biasanya berubah. Mereka memborong komoditas pangan untuk stok karena khawatir harga melonjak. Namun ini memicu kenaikan harga kebutuhan pokok termasuk minyak goreng.***