Scroll untuk membaca artikel
Rabu, 25 Januari 2023 | 09:59 WIB

Mendekati hari Kasih Sayang, Berikut Asal-Usul Perayaan Hari Valentine

Muzaki
Mendekati hari Kasih Sayang, Berikut Asal-Usul Perayaan Hari Valentine
ilustrasi hari valentine ((pixabay))

PURWOKERTO.SUARA.COM- Bulan Februari adalah bulan yang selalu dikaitkan dengan hari kasih sayang atau hari Valentine. Seperti yang kita tahu, hari Valentine jatuh setiap tanggal 14 Februari. Tapi, tahukah kamu asal-usul Hari Valentine?

Asal usul Hari Valentine disebut-sebut berawal dari masa Kekaisaran Romawi. Walaupun telah berlangsung cukup lama, namun tradisi merayakan hari kasih sayng terus dilakukan hingga sekarang.

Setiap tanggal 14 Februari dijadikan momen saling memberikan kasih sayang dengan pasangan, sahabat atau pun keluarga. Dengan cara memberikan hadiah seperti cokelat, bunga, boneka, hingga ucapan romantis.

Nah bagi yang penasaran sejarah perayaan Hari Valentine, berikut penjelasannya:
Asal-usul perayaan Hari Valentine

Baca Juga:Cara Lapor SPT Tahunan Pribadi Melalui E-Filing

Peringatan hari kasih sayang bermula dari sosok pendeta Romawi di abad ketiga Masehi yang bernama Valentine. Saat itu, pendeta Valentine diam-diam menikahkan banyak pasangan kekasih yang saling mencintai.

Namun, sayangnya kegiatan yang dilakukan oleh pendeta Valentine bertentangan dengan peraturan yang dibuat oleh Kaisar Romawi Cladius II. Saat itu, Kaisar Cladius II membuat peraturan yang melarang setiap pria menikah.

Alasan dibalik Kaisar Cladius II melarang laki-laki menikah karena seorang laki-laki yang menjadi prajurit lebih baik tidak menikah atau hidup lajang. Oleh karena itu, Kaisar melarang keras dan akan memberikan hukuman bagi yang melanggarnya.

Pada suatu ketika, Kaisar Cladius II rupanya diam-diam mengetahui aksi pendeta Valentine yang menikahkan para pasangan kekasih. Hingga pada akhirnya, pendeta Valentine dimasukkan ke dalam penjara dan mendapatkan hukuman mati.

Sebelum menjalani hukuman mati, saat dirinya masih dipenjara pendeta Valentine yang baik hati sempat merawat rekan tahanannya hingga membantu seorang putri sipir yang mengalami kebutaan. 

Baca Juga:Dianggap Jadi Biang Keonaran, Puluhan Liter Tuak di Banyumas Disita Polisi

Pendeta Valentine juga menyempatkan untuk memberikan sepucuk surat kepada putri sipir tersebut pada tanggal 14 Februari 270 M, tepat dimana dirinya di eksekusi mati.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada pendeta Valentine, pada abad kelima Paus Roma Gelasius menetapkan setiap tanggal 14 Februari sebagai hari Valentine.

Namun, seiring perkembangan zaman banyak orang yang mengaitkan hari Valentine sebagai hari kasih sayang yang ditandai dengan saling memberi hadiah kepasa pasangan.

Sementara itu, terdapat versi lain yang menyebutkan bahwa perayaan hari Valentine berasal dari sebuah festival yang salah satunya bernama festival Lupercalia.

Festival Lupercalia ini dianggap sebagai tradisi penghormatan kepada Dewa kesuburan di zaman pra Romawi. Penghormatan ini dilakukan tanggal 15 Februari atau satu hari setelah perayaan Hari Valentine tanggal 14 Februari.  Lupercalia juga disebut dengan “Dies Februatus” yang menjadi cikal bakal nama bulan Februari.

Berita Terkait

Tag

terpopuler

Lifestyle

Terkini

Loading...
Load More
Ikuti Kami

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda