Scroll untuk membaca artikel
Kamis, 08 Desember 2022 | 18:13 WIB

Jarang Diketahui, Ini Mitos Gunung Semeru. Puncak Abadi Para Dewa

Muzaki
Jarang Diketahui, Ini Mitos Gunung Semeru. Puncak Abadi Para Dewa
Gunung Semeru ((Suara.com))

PURWOKERTO.SUARA.COM Erupsi Gunung Semeru terjadi pada Minggu (4/12/2022). Dari erupsi pertama hingga kini masih terjadi dan mengharuskan ratusan warga untuk bertahan di pengungsian.

Gunung Semeru adalah gununh tertinggi di pulau jawa. Terdapat beberapa mitos Gunung Semeru yang dipercaya secara turun temurun oleh masyarakat sekitar.

Berikut ini mitos Gunung Semeru yang  jarang diketahui banyak orang:

1. Danau Ranu Kumbolo

Baca Juga:Tilang Berbasis Poin Sudah Diberlakukan Polri, Apakah akan Ada Degradasi seperti di Liga Sepak Bola, Begini Penjelasannya

Ranu Kumbolo terletak di kaki Gunung Semeru. Untuk menikmati keindahan Ranu Kumbolo, pendaki harus melewati jalur melelahkan. Dibalik keindahan alam yang menakjubkan, konon air Ranu Kumbolo sering digunakan untuk proses ritual keagamaan.

Sehingga muncul larangan bagi para pendaki pendaki gunung untuk mandi, mencuci, bahkan mendirikan tenda dengan jarak minimal 10 meter dari danau.

2. Ikan mas

Selain digunakan untuk proses ritual, Ranu Kombolo dipercaya dijaga seekor ikan mas. Ikan mas yang merupakan reinkarnasi dari dewi yang disebut sebagai penjaga keindahan Ranu Kumbolo.

3. Dewi berkebaya kuning

Baca Juga:PPGA Terus Pantau Perkembangan Gunung Api Semeru, Begini Kondisi Terbarunya

Selain ikan mas, cerita lain menyebutkan jika danau Ranu Kumbolo dijaga dan ditunggu oleh seorang dewi. Menurut cerita yang beredar, dewi tersebut kerap muncul dengan kebaya kuning.

4. Tanjakan Cinta

Tanjakan Cinta atau biasa disebut Bukit Cinta. Tanjakan ini sebenarnya tidak terlalu terjal, tetapi cukup panjang, sehingga bisa membuat pendaki merasa kelelahan.

Dipercaya jika pendaki melewati rute ini tanpa istirahat dan tidak melihat ke belakang sambil memikirkan sang pujaan hati, maka cinta yang diharapkan oleh pendaki tersebut akan terkabul. Namun sebaliknya, jika pendaki berani menengok ke belakang, maka kisah cinta mereka akan berakhir menyedihkan.

5. Paku Pulau Jawa

Dipercaya secara turun temurun jika Gunung Semeru adalah paku Pulau Jawa. Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini diyakini dipindahkan oleh para dewa untuk menjadi paku dan memberikan keseimbangan bagi Pulau Jawa yang dulunya terombang-ambing di lautan, bahkan ini tertulis dalam Tantu Pagelaran kuno.

Dalam catatan kuno, dewa memindahkan Gunung Meru di India ke Pulau Jawa. Pada awalnya, gunung ini berada di ujung barat Pulau Jawa. Tetapi karena letaknya yang bias, gunung itu terbagi menjadi dua dengan Gunung Semeru di sisi timur dan Gunung Penanggungan di sisi barat.

6. Mbah Dipo

Mbah Dipo adalah salah satu juru kunci Gunung Semeru yang telah meninggal dunia. Hingga kimi Mbah Dipo masih menjadi kenangan masyarakat sekitar.

Salah satu pesan Mbah Dipo kepada warga setempat adalah jika Gunung Semeru meletus, warga harus bergerak maju ke sungai dan dilarang ke Gunung Sawur.

7. Puncak abadi para dewa

Gunung Semeru memiliki puncak bernama Mahameru dan menjadi titik tertinggi di Pulau Jawa. Jauh lebih tinggi dari puncak Gunung Slamet, Sumbing, Sindoro, atau Gede Pangrango.

Mahameru juga dikenal sebagai puncak abadi para dewa yang menghubungkan manusia dengan surga.

Meski dipenuhi mitos dan kepercayaan, namun hal itu tidak menyurutkan niat para pendaki gunung untuk menikmati daya tarik Gunung Semeru dan mencapai puncak Mahameru. (Iruma cezza)

Berita Terkait

Tag

terpopuler

Lifestyle

Terkini

Loading...
Load More
Ikuti Kami

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda