Ganjar Pranowo Ajak Kepala Daerah Gerebek Galian C yang Isinya Preman

Ganjar Pranowo mengajak para kepala daerah menggerebek galian C ilegal untuk ditata kembali

Muzaki
Selasa, 29 November 2022 | 21:34 WIB
Ganjar Pranowo Ajak Kepala Daerah Gerebek Galian C yang Isinya Preman
Ilustrasi Tambang Pasir ((pixabay))

PURWOKERTO.SUARA.COM, SEMARANG- Kasus bisnis tambang ilegal di wilayah Jawa Tengah mendapat perhatian dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Setelah viral unggahan warga yang mengungkit adanya galian C atau tambang pasir ilegal di wilayah Klaten hingga direspon Wali Kota Surakarta Gibran Raka, Ganjar Pranowo menggelar rapat koordinasi yang mengundang para kepala daerah. 

Ganjar mengajak para kepala daerah untuk menata aktivitas tambang di daerahnya masing-masing agar lebih teratur. 

“Bapak ibu yang daerahnya punya Galian C hidupnya tertekan gak yang merasa angkat tangan. Gak usah wedi (tak usah takut). Yang merasa menyenangkan dan tidak masalah angkat tangan,”kata Ganjar menantang kejujuran para bupati atau wali kota di Jawa Tengah

Ganjar menilai kondisi ini tak bisa dibiarkan. Ia menilai dampak galian C yang merugikan masyarakat seperti mata air hilang hingga jalan desa maupun kabupaten rusak karena lalu lintas kendaraan berat pengangkut hasil tambang. 

Baca Juga:Siapa Wanita Cantik yang Dekati Ferdy Sambo saat Sidang? Umbar Senyum Manis

Ia pun menyinggung pernyataan Wali Kota Surakarta di medsos yang menyebut bekingan di balik bisnis tambang mengerikan. 

“Di belakang Galian C itu isinya gali (preman),”katanya

Ganjar pun punya usulan konkret dengan mengasihkan nomor handphone ke masyarakat untuk melapor. Setelah menerima laporan, ia mengajak kepala daerah untuk menggerebek aktivitas tambang ilegal secara bersama-sama. 

“Tugas kita ESDM mendampingi untuk dilakukan semacam pemutihan. Bukannya tidak boleh, tapi kita tata. Daerah yang dieksploitasi itu desanya (harusnya) maju,”katanya

Sebelumnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka merespon unggahan seorang netizen di media sosial Twitter soal tambang ilegal di Klaten, Jawa Tengah. 

Baca Juga:Menilik Jurang Tangis, Jalur Angker di Pantura Situbondo yang Menyimpan Bebagai Kisah Mistis


Ini berawal dari unggahan pemilik akun Twitter yang bernama Mr Agus @amr715882. Ia dalam cuitannya bahkan meminta Wali Kota Surakarta Gibran Raka untuk menyampaikan hal itu ke ayahnya, Presiden Joko Widodo. 


"Mas.. sampe kan ke pak @jokowi untuk menindak tambang pasir ilegal yang ada di Kab. Klaten," tulis akun tersebut 


Ia bahkan nenyebut ada lebih dari 20 titik lokasi penambangan ilegal. Ironisnya, menurutnya, banyaknya titik tambang ilegal itu terkesan dibiarkan. 


"Lebih dari 20 titik lokasi... tp dibiarkan.. @ListyoSigitP @ganjarpranowo," tulisnya.
Akun itu juga menandai akun Twitter resmi Kapolri Listyo Sigit dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 


Gibran langsung merespon keluhan akun Twitter tersebut. Gibran juga sudah tahu adanya aktivitas itu. Ia bahkan menerima laporan atau keluhan langsung dari Bupati yang bersangkutan. 


Namun Gibran tak menjawab secara langsung bakal menindaklanjuti unggahan netizen itu. Ia justru memberi sinyal bahwa aktivitas tambang ilegal itu memiliki bekingan yang kuat di belakangnya. 


"Ya pak. Ini bupati juga beberapa kali mengeluh ke saya. Backingan nya ngeri," kata Gibran. (Irumacezza)

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak