Penjelasan Ronaldo yang Ngaku Terprovokasi Erik Ten Hag saat Laga MU Vs Tottenham Hotspur

Setelah Manchester United, dan fansnya, digegerkan dengan wawancara Cristiano Ronaldo berkaitan sejumlah hal yang ia keluhkan dengan situasinya di MU saat ini hingga memunculkan kontroversi.

Muzaki
Jum'at, 18 November 2022 | 18:34 WIB
Penjelasan Ronaldo yang Ngaku Terprovokasi Erik Ten Hag saat Laga MU Vs Tottenham Hotspur
Cristiano Ronaldo saat membela Manchester United ((Instagram @cristiano))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Setelah Manchester United, dan fansnya, digegerkan dengan wawancara Cristiano Ronaldo berkaitan sejumlah hal yang ia keluhkan dengan situasinya di MU saat ini hingga memunculkan kontroversi.

Bahkan imbas wawancara tersebut Erik ten Hag Manajer Manchester United menyatakan kepada manajemen klub bahwa dia tak mau mengorbankan kekompakan tim hanya demi mengakomodasi Cristiano Ronaldo hingga meminta ke manajemen tidak memainkannya.

Baru-baru ini muncul rumor bahwa Cristiano Ronaldo mengaku terprovokasi oleh kurangnya rasa hormat dari Erik ten Hag manajer Manchester United (MU), ketika menolak masuk sebagai pemain pengganti saat pertandingan melawan Tottenham Hotspur bulan lalu.

Ronaldo telah menjadi sosok yang dinilai bersikap melampaui batas di lapangan selama musim pertama Ten Hag bertugas. Hal tersebut disampaikan dalam wawancara terbaru dengan TalkTV, seperti dilansir Antara. Jum’at, (18/11/2022).

Baca Juga:Perjalanan Karir Rudy Salam, dari Bintang Film Top Jadi Pengkhotbah Gereja

Ronaldo menanggapi kritik setelah dia menolak untuk masuk dan meninggalkan Old Trafford lebih awal saat United menang 2-0 pada 19 Oktober lalu itu. “Menurut saya dia melakukannya dengan sengaja. Saya merasa terprovokasi. Saya tidak menghormati dia karena dia tidak menghormati saya,” kata Ronaldo.

Sekadar diketahui, akibat penolakan tersebut, MU langsung merespons dengan menangguhkan pemenang Ballon d’Or lima kali itu untuk pertandingan Setan Merah berikutnya melawan Chelsea. “Menurut saya itu adalah strategi dari klub bagi saya untuk bereaksi seperti itu. Saya sangat, sangat, sangat, sangat kecewa dengan cara komunikasi Manchester United,” tambahnya.

“Sejujurnya, saya tidak pernah punya masalah dengan klub mana pun, dengan pelatih mana pun dan mereka menskors saya tiga hari, yang saya rasa berlebihan,” lanjutnya.

Dalam sebuah pernyataan pada Senin (14/11/2022), United menyatakan akan melakukan pertimbangan setelah wawancara kontroversi Ronaldo dengan TalkTV itu, setelah didapatkan fakta-fakta lengkap.

Adapun Gary Neville mantan kapten Manchester United pada Kamis (17/11/2022) kemarin mengatakan, bahwa MU saat ini tidak memiliki pilihan selain membatalkan kontrak Ronaldo, yang akan habis hingga akhir musim.

Baca Juga:Shin Tae Yong Ungkap Penyebab Timnas U-20 Kalah 0-6 dari Prancis

Ronaldo yang kini berusia 37 tahun itu dikabarkan ingin meninggalkan klub bahkan sebelum musim dimulai, setelah United gagal lolos ke Liga Champions. Ronaldo juga mengatakan bahwa dia menolak tawaran dari klub Arab Saudi senilai 350 juta euro selama dua musim. Dia juga menolak klaim bahwa tidak ada minat dari klub Eropa lain pada dirinya.

“Pers sampah mengatakan bahwa tidak ada yang menginginkan saya, itu benar-benar salah. Saya senang di sini, saya termotivasi untuk melakukan musim yang hebat di sini,” katanya tentang bertahan di United.

“Tapi mereka terus mengulang (tidak ada yang menginginkan Cristiano Ronaldo). Bagaimana mereka tidak menginginkan pemain yang musim lalu mencetak 32 gol termasuk (untuk) tim nasional,” tegasnya.

CR7 juga mengungkapkan keinginannya untuk terus bermain sampai berusia 40 tahun, dan menantikan Piala Dunia kelima atau kemungkinan yang terakhirnya, di Qatar.*(ANIK AS)

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

Sport

Terkini

Tampilkan lebih banyak