Ikhtiar Memulihkan Citra Pesantren Melalui Medium Film

Pondok pesantren seperti mendapat pukulan keras ketika kasus-kasus yang bertentangan dengan moralitas agama justru menyeruak di antara kalangan santri dan ulamanya.

Afgan Dirga
Kamis, 20 Oktober 2022 | 14:37 WIB
Ikhtiar Memulihkan Citra Pesantren Melalui Medium Film
Para santri di Purbalingga khusuk menonton bersama. (Dok. CLCPurbalingga)

PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA – Pondok pesantren seperti mendapat pukulan keras ketika kasus-kasus yang bertentangan dengan moralitas agama justru mengemuka di antara santri dan ulamanya. Rentetan kasus kekerasan seksual hingga penganiayaan yang berakhir kematian santri di pondok pesantren belakangan hari sedikit banyak mengubah persepsi masyarakat terhadap lembaga pendidikan bercorak Islam tersebut.

Pesantren kini tidak sepenuhnya dianggap kawah candradimuka untuk menggembleng akhlak dan ilmu generasi muda umat islam. Pesantren kini juga dipandang sebagai tempat berkubangnya tindakan kekerasan.

Meski kasus yang mencuat bisa dihitung dengan jari, namun ini cukup memengaruhi penadangan publik tentang citra pondok pesantren yang semula suci jadi ternoda. Hal ini menjadi keresahan banyak pihak, tak terkecuali Cinema Lovers Community (CLC) Purbalingga.

Berangkat dari keresahan ini, CLC melalui bidang yang ditekuni, yaitu perfilman, berikhtiar mengubah citra negatif pesantren. CLC akan keliling dari pondok ke pondok untuk memutar film berjudul “Pesantren”.

Baca Juga:Simak, Hari Ini JPU Sampaikan Tanggapan atas Eksepsi Ferdy Sambo Dkk

Film dokumenter “Pesantren” disutradarai Shalahuddin Siregar dengan produksi oleh Lola Amaria Production dan Negeri Films. Film akan diputar di tiga pondok pesantren di Kabupaten Purbalingga pada momen Hari Santri Nasional (HSN) 2022 pada 21-23 Oktober 2022.

Film Dokumenter berdurasi 105 menit ini menggambarkan kehidupan para santri dari Pondok Pesantren Kebon Jambu Al-Islamy di Cirebon, Jawa Barat. Ponpes dengan ribuan santri tersebut dipimpin oleh seorang perempuan.

Direktur FFP Nanki Nirmanto mengatakan, pemutaran diawali Jumat, 21 Oktober 2022 jam 20.00 di Pondok Pesantren Darul Abror Desa Kedungjati, Kecamatan Bukateja. 

“Berlanjut pada Sabtu, 22 Oktober 2022 jam 20.00 di Ponpes An Nahl Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari, dan Minggu, 23 Oktober 2022 jam 20.00 di Ponpes Al Ikhlash Aqshol Madinah Desa Majapura, Kecamatan Bobotsari,” terangnya.

Memperkenalkan medium film kepada para santri menjadi penting agar santri juga berkesempatan belajar teknologi dan film menjadi salah satu pilihan dalam belajar dan berkarya.

Baca Juga:Real Madrid Menang 3-0 atas Elche, Benzema dan Valverde Terus Cetak Gol

“Kami memilih film “Pesantren” karena dirasa dekat dengan kehidupan para santri yang ada dan juga dapat menambah wawasan mengenai film documenter,” ujar Direktur Program FFP Nur Muhammad Iskandar.

Dari pemutaran film “Pesantren” ini harapan ke depan stigma buruk masyarakat terkait pesantren dapat dicerahkan sebagaimana visi dari film ini.

Program pemutaran film Pasca-FFP 2022 merupakan kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dan Program Strategis Dana Indonesiana.

Selain itu, program ini bekerjasama dengan Kedung Film Kebumen, Sangkanparan Cilacap, Art Film Banjarnegara, dan Bioskop Misbar Purbalingga.

Budaya

Terkini

Setelah beberapa tahun ditunda dalam penayangan di layar bioskop akhirnya sekuel Film Avatar. Avatar: The Way of Water yang bakal tayang di Indonesia pada 16 Desember 2022

Lifestyle | 21:44 WIB

Pasca penangkapan Bupati Bangkalan Ra Latif Imron oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mohni Wakil Bupati Bangkalan pada Kamis (08/12/2022) resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bangkalan.

News | 21:20 WIB

UMK Kebumen ditetapkan sebesar Rp 2.035.890,04

News | 21:08 WIB

jalur alternatif Jakarta-Bandung yang bisa digunakan untuk menghindari kemacetan di malam tahun baru 2023 mendatang.

Lifestyle | 20:39 WIB

Penipuan modus baru kini marak terjadi di kalangan masyarakat. Berkedok sebagai kurir paket yang mengirim pemberitahuan melalui pesan singkat di aplikasi WhatsApp.

Lifestyle | 19:54 WIB

Harga tiket Piala Dunia 2022 untuk pertandingan perempat final antara Inggris kontra Prancis dijual hingga Rp 95,1 juta atau sekira 5000 poundsterling. Harga tersebut mengalami kenaikan 28 kali lipat dari harga normal.

Lifestyle | 19:48 WIB

Sat Resnarkoba Polres Kebumen menangkap seorang pemuda berinisial SN (35) warga, Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten, Sabtu 3 Desember 2022.

News | 19:30 WIB

Berikut resep jagung bakar yang bisa menjadi referensi saat merayakan malam pergantian tahun.

Lifestyle | 18:30 WIB

Bupati Bangkalan diduga menerima gratifikasi dari proses lelang jabatan.

News | 18:17 WIB

Berikut ini mitos Gunung Semeru yang jarang diketahui banyak orang

Lifestyle | 18:13 WIB

Kota Jakarta menempati posisi ke-10 sebagai kota dengan polusi udara tinggi di dunia selama 2021.

Metropolitan | 19:44 WIB

"Pelaku seorang laki-laki tak dikenal awalnya numpang ke toilet, lalu keluar dari toilet pelaku menodongkan pisau dan meminta kunci brankas ke kasir."

Metropolitan | 18:27 WIB

Viralnya video tak senonoh tersebut telah membuat warga Ngawi resah.

Metropolitan | 17:34 WIB

"Setelah berhasil dibujuk, akhirnya dia mau untuk dievakuasi sekitar setengah jam kemudian."

Metropolitan | 16:38 WIB

"Korban diajak masuk kamar dan terjadilah peristiwa pencabulan."

Metropolitan | 14:53 WIB

Sinetron Ikatan Cinta malam ini Kamis, 8 Desember 2022 mungkin akan menceritakan kondisi Mama Sarah yang mulai sadar dan semakin membaik.

Gosip | 00:00 WIB

Celine Dion didiagnosis siff person syndrome hingga membuatnya membatalkan konsernya di 2023.

Gosip | 23:10 WIB

Julian Jacob sebelumnya berpacaran dengan Brisia Jodie, sahabat calon istrinya sekarang.

Gosip | 22:01 WIB

Prihatin dengan nasib Nora Alexandra, warganet kecam kebiasaan Jerinx SID.

Gosip | 21:40 WIB

Selamat Adipati Dolken dan Canti Tachril dikaruniai anak pertama.

Gosip | 21:25 WIB
Tampilkan lebih banyak