Ingin Menaikan Berat Badan dengan Benar? Jangan Lakukan 3 Hal Ini

Kondisi underweight atau kurang berat badan menjadi masalah tersendiri bagi sebagian orang. Sama seperti obesitas, keduanya dapat menimbulkan masalah kessehatan.

Muzaki
Kamis, 22 September 2022 | 17:09 WIB
Ingin Menaikan Berat Badan dengan Benar? Jangan Lakukan 3 Hal Ini
ilustrasi diet (pixabay)

PURWOKERTO.SUARA.COM Kondisi underweight atau kurang berat badan menjadi masalah tersendiri bagi sebagian orang. Sama seperti obesitas, keduanya dapat menimbulkan masalah kessehatan.

Program diet diterapkan tidak hanya bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Bagi orang yang mengalami underweight harus melakukan diet untuk meningkatkan berat badannya.

Diet menaikan berat badan mungkin tidak sepopuler menurunkan berat badan. sehingga, banyak mitos tentang cara menaikkan berat badan yang tidak berlandaskan kesehatan.

Ahli nutrisi sekaligus Signature Coach Fita, Devina Tri Lestari, menjelaskan, menaikkan berat badan penting dilakukan secara aman dan sehat. Sama halnya dengan menurunkan berat badan, untuk menaikan berat badan harsu mengatur menu makanan dan aktivitas fisik.

Baca Juga:Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Banyumas Ditangkap Polisi

"Misalnya, dengan memasukkan lebih banyak karbohidrat kompleks, lemak sehat (lemak tak jenuh), dan protein. Ketiganya merupakan zat gizi makro atau penyumbang lebih banyak kalori bagi tubuh," saran Devina dalam keterangan tertulisnya.

Ia menyampaikan beberapa mitos tentang menaikan berat badan yang kerap masih dipercaya oleh masyarakat:

1. Makan apa saja tanpa melihat nutrisinya

Menaikkan berat badan bukan berati asal banyak makan. Namun harus tetap memperhatikan kandungan gizi dari makanan yang dikonsumsi. Memilik makanan dengan kandungan nutrisi yang tepat harus dilakukan agar berat badan naik secara sehat dan aman. Mengonsumsi makanan yang tak sehat seperti junk food dapat membuat kondisi skinny fat. Skinny fat merupakan kondisi saat tubuh terlihat kurus tetapi perut buncit karena kadar lemak di dalam tubuh sangat tinggi.

2. Langsung menambah kalori terlalu banyak

Baca Juga:Tega! Anak Disabilitas Mental di Banyumas Jadi Sasaran Pemerkosaan 9 Orang Tetangganya

Saat melakukan diet nenaikan berat badan tidak perlu langsung makan dalam prosi lebih banyak. Penambahan porsi makan dan asupan kalori perlu dilakukan secara bertahap dan teratur. Jika mudah mual saat makan banyak, coba ubah jadwal makan jadi lebih sering.

Penambahan 300 hingga 500 kalori bisa dialokasikan saat mengonsumsi camilan di sela-sela waktu makan berat. Perlu diperhatikan bahwa kenaikan berat badan yang wajar, yaitu sekitar 0,5-1 kg per minggu atau 1-3 kg per bulan.

3. Tidak perlu berolahraga

Beberapa beranggapan dengan bermalas-malasan setiap hari mungkin dapar membuat tubuh gemuk, tapi bukan dengan cara yang sehat. Sebaliknya dengan berolahraga dapat membantu metabolisme tubuh dan bantu mendapatkan bentuk tubuh yang lebih ideal. Pilih olahraga angkat beban yang dapat membentuk massa otot sehingga asupan kalori tambahan tidak mengendap menjadi lemak. (iruma cezza)

Lifestyle

Terkini

pihaknya bakal menerima sanksi yang akan diberikan Komdis PSSI. Meski sejauh ini, pihaknya belum menerima pemberitahuan sanksi apa yang akan diterima secara resmi.

Sport | 12:12 WIB

Setelah mendapat laporan dari PT Liga Indonesia Baru, pihaknya akan segera menyidangkan kasus ini. Sanksi berat menanti untuk Arema FC yang menjadi tuan rumah pertandingan maut itu.

News | 10:49 WIB

Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberi perhatian pada tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Melalui rekaman video singkat, ia mengucapkan belasungkawa untuk para korban yang meninggal pada tragedi Kanjuruhan.

Sport | 09:35 WIB

"Kebetulan aku tidak mengambil gaji aku," kata Prilly Latuconsina di akun YouTube Cumicumi.

News | 08:50 WIB

Kabar duka kembali datang dari laut selatan di Cilacap, Jawa Tengah. Setelah sebelumnya dua orang nelayan hanyut di laut selatan, kini seorang anak dilaporkan hanyut terseret arus laut di Pantai Sodong, Minggu 2 Oktober 2022.

News | 06:20 WIB

Presiden Arema FC, Juragan 99 atau Gilang Widya Pramana menuliskan pernyataan resmi atas tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada 1 Oktober 2022 di akun Instagram @juragan_99.

News | 21:58 WIB

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tak pernah sepi dari pembicaraan kalau sudah masuk media sosial. Baru-baru ini Ganjar mengunggah foto sensasional; foto di bawah baliho Puan Maharani, petinggi PDI Perjuangan yang belakangan gencar menyerang Ganjar.

News | 21:35 WIB

Unjuk rasa yang dilakukan itu untuk mendukung keputusan penyelenggara kompetisi Liga 1 untuk menghentikan sementara seluruh pertandingan, usai laga Arema FC dan Persebaya Surabaya

Sport | 21:06 WIB

Pemerintah bentuk Neraca Komoditas yang berisi data dan informasi komoditas tertentu

News | 20:59 WIB

Dilansir dari situs resmi FIFA, Infantino selaku Presiden FIFA mengucapkan belasungkawa kepada keluarga dan teman korban dalam insiden tragis itu.

Sport | 20:22 WIB

"Setelah saya berdiri saya didorong dari belakang dan kemudian melihat ayah terjatuh,"

Metropolitan | 14:56 WIB

Lirik lagu tersebut menggambarkan kerinduan terhadap bulan purnama, sesuai dengan judulnya

Metropolitan | 14:23 WIB

Tertutup rapat, puluhan hingga ratusan orang terjebak saling berdesakan di depan pintu keluar.

Metropolitan | 12:52 WIB

Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Domu Warandoy tewas dalam kecelakaan tunggal yang dialaminya pada Sabtu, (01/10).

Metropolitan | 09:50 WIB

Sebagian warganet memaklumi dan menganggapnya sekadar salah berbicara, tetapi banyak warganet lain yang mengecam karena dianggap tidak berempati.

Metropolitan | 22:36 WIB

Baim Wong dan Paula Verhoeven dilaporkan terkait pasal 220 KUHP.

Gosip | 17:30 WIB

Menurut Roy Kiyoshi, Rizky Billar tidak tulus mencintai Lesti Kejora.

Gosip | 17:28 WIB

Adik dari Rafathar itu memang dikenal lucu dan menggemaskan!

Gosip | 17:24 WIB

Baim Wong dilaporkan meski sudah minta maaf terkait konten prank kasus KDRT.

Gosip | 17:17 WIB

Dengan tegas Ayu Dewi menolak poligami.

Gosip | 17:11 WIB
Tampilkan lebih banyak