Festival Film Purbalingga 2022, Film Karya Sineas Purbalingga dan Banjarnegara Jadi yang Terbaik

Cinema Lovers Comunity (CLC) Purbalingga menggelar malam penganugerahan Festival Film Purbalingga (FFP) 2022 pada Sabtu, 3 September 2022 di Bioskop Misbar Purbalingga.

Afgan Dirga
Minggu, 04 September 2022 | 07:17 WIB
Festival Film Purbalingga 2022, Film Karya Sineas Purbalingga dan Banjarnegara Jadi yang Terbaik
Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purbalingga menyerahkan penghargaan pada pemenang kompetisi film di ajang FFP 2022, Sabtu 3 September 2022. (Dok. CLC Purbalingga)

PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Cinema Lovers Comunity (CLC) Purbalingga menggelar malam penganugerahan Festival Film Purbalingga (FFP) 2022 pada Sabtu, 3 September 2022 di Bioskop Misbar Purbalingga.

Film “Sepuh” arahan sutradara Lukman Maulana produksi Saka Widya Bakti Budaya (SWBB) Kabupaten Purbalingga menyabet Film Fiksi Terbaik Festival Film Purbalingga (FFP) 2022. Sementara Film Dokumenter Terbaik diraih “Lakon Ki Jhono lan Ki Jalu” sutradara Fikri Cahya Putra Wara produksi B2 Film SMK Negeri 2 Bawang Banjarnegara

“Film ini lahir dari proses kreatif saya bersama teman-teman berbagai sekolah SMA dan SMK di Purbalingga. Semoga film ini dapat mengingatkan kita semua akan orang tua kita,” demikian Lukman saat pidato kemenangan di atas panggung. 

Menurut Arief Akhmad Yani, mewakili dewan juri kompetisi fiksi bersama Nugroho Pandhu Sukmono dan Teguh Trianton, pihaknya sepakat mengganjar film terbaik yang mampu menuturkan sebuah ide sederhana yang tidak terpikir oleh banyak orang lain. “Film “Sepuh” mampu menyisipkan kritik sosial dalam dialog setiap karakter juga mampu mengaduk-aduk emosi penontonya,” tutur pegiat komunitas film asal Malang, Jawa Timur.

Baca Juga:Persija Taklukan Bhayangkara FC 2 1, Pelatih Puji Permainan Impresif Anak Asuhnya

Sementara Fikri mengungkapkan, dirinya tidak menyangka film garapan dia dan teman-temannya menjadi yang terbaik di FFP 2022. “Terima kasih kepada Ki Anom Sarjono dan Ki Jhono Pamungkas yang bersedia kami repoti beberapa hari dalam proses pembuatan dokumenter ini,” ungkapnya.

Mewakili dewan juri kompetisi dokumenter, Joko Narimo menilai, “Lakon Ki Jono lan Ki Jalu” berhasil tampil sebagai produk tontonan dengan aspek sinematik yang memadai sebagai dokumenter. “Film ini akan semakin memiliki kekuatan nilai lokalitasnya bila pengkisahan pengalaman subyek dituturkan dalam Bahasa Panginyongan sebagai identitas kultural masyarakat Banyumas Raya,” tutur Joko, pegiat literasi dan videomaker asal Boyolali bersama kedua juri lain, Tri Adi Sumbogo dan Muhammad Ridlo Susanto.

Kedua dewan juri, baik fiksi maupun dokumenter, menghasilkan film pilihan juri atau special mention. Pada kompetisi fiksi, juri memilih film “Anggun” sutradara Sevi Aolina produksi DN Film’s SMK Darunnajah Barjarmangu Banjarnegara, sementara “Kesaksian Darsan” sutradara Annisa Rahmasari produksi Kafiana Production SMK YPLP Perwira Purbalingga dipilih juri kompetisi dokumenter.

Selain film fiksi dan dokumenter terbaik, FFP ke-16 ini juga mengategorikan film favorit penonton. Film fiksi “Kepungan” sutradara Maisaroh dan film dokumenter “Kesaksian Darsan” sutradara Annisa Rahmasari, keduanya produksi Kafiana Production SMK YPLP Perwira Purbalingga, menjadi Film Fiksi dan Dokumenter Favorit Penonton.

Pada setiap malam penganugerahan FFP, memberikan penghargaan “Lintang Kemukus”. Penghargaan ini diberikan kepada individu maupun kelompok yang secara nyata berkontribusi atas kesenian dan kebudayaan di Banyumas Raya dalam berbagai aktivitasnya. 

Baca Juga:Tips Cegah Santan Pecah saat Dimasak

Penghargaan “Lintang Kemukus” tradisi diterima almarhum Tuwarno, seniman tradisi asal Kabupaten Purbalingga. Sementara Tofik Suseno asal Kabupaten Cilacap menerima penghargaan “Lintang Kemukus” modern.

Direktur FFP, Nanki Nirmanto mengatakan, secara garis besar pada penyelenggaraan tahun ini terdapat peningkatan kualitas film garapan pelajar pada kategori fiksi. Na

"Ini menjadi pekerjaan rumah bagi komunitas film di Banyumas Raya (Purbalingga, Banjarnegara, Cilacap, Kebumen, dan Banyumas). Khususnya Kabupaten Banyumas yang sampai saat ini masih absen berpartisipasi," katanya.

mun, dia mengakui adanya keterputusan regenerasi pada sekolah yang sebelumnya memiliki ekstrakurikuler sinematografi.

"Ini menjadi pekerjaan rumah bagi komunitas film di Banyumas Raya (Purbalingga, Banjarnegara, Cilacap, Kebumen, dan Banyumas). Khususnya Kabupaten Banyumas yang sampai saat ini masih absen berpartisipasi," katanya.

Budaya

Terkini

pihaknya bakal menerima sanksi yang akan diberikan Komdis PSSI. Meski sejauh ini, pihaknya belum menerima pemberitahuan sanksi apa yang akan diterima secara resmi.

Sport | 12:12 WIB

Setelah mendapat laporan dari PT Liga Indonesia Baru, pihaknya akan segera menyidangkan kasus ini. Sanksi berat menanti untuk Arema FC yang menjadi tuan rumah pertandingan maut itu.

News | 10:49 WIB

Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberi perhatian pada tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Melalui rekaman video singkat, ia mengucapkan belasungkawa untuk para korban yang meninggal pada tragedi Kanjuruhan.

Sport | 09:35 WIB

"Kebetulan aku tidak mengambil gaji aku," kata Prilly Latuconsina di akun YouTube Cumicumi.

News | 08:50 WIB

manfaat tumbuhan kumis kucing yang perlu kalian ketahui

Lifestyle | 08:47 WIB

Saat anak telah memiliki pikiran yang kritis sejak dini maka anak dapat lebih mudah memahami diri sendiri, mampu memecahkan masalah dan menerima perbedaan

Lifestyle | 08:11 WIB

Doa keselamatan bisa diamalkan sebelum berpergian atau saat melakukan perjalanan. Ada beberapa doa yang dikenal dalam umat Islam

Lifestyle | 08:06 WIB

Kabar duka kembali datang dari laut selatan di Cilacap, Jawa Tengah. Setelah sebelumnya dua orang nelayan hanyut di laut selatan, kini seorang anak dilaporkan hanyut terseret arus laut di Pantai Sodong, Minggu 2 Oktober 2022.

News | 06:20 WIB

Presiden Arema FC, Juragan 99 atau Gilang Widya Pramana menuliskan pernyataan resmi atas tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada 1 Oktober 2022 di akun Instagram @juragan_99.

News | 21:58 WIB

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tak pernah sepi dari pembicaraan kalau sudah masuk media sosial. Baru-baru ini Ganjar mengunggah foto sensasional; foto di bawah baliho Puan Maharani, petinggi PDI Perjuangan yang belakangan gencar menyerang Ganjar.

News | 21:35 WIB

Ayah dan Ibu Brigadir J mengungkap arogannya tindakan rombongan Brigjen Pol Hendra Kurniawan yang bahkan tak berkenan melepas sepatu mereka.

Metropolitan | 18:42 WIB

Buntut prank dengan membikin laporan soal kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), artis Baim Wong dan istrinya, Paula Verhoeven, dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Metropolitan | 18:14 WIB

"Setelah saya berdiri saya didorong dari belakang dan kemudian melihat ayah terjatuh,"

Metropolitan | 14:56 WIB

Lirik lagu tersebut menggambarkan kerinduan terhadap bulan purnama, sesuai dengan judulnya

Metropolitan | 14:23 WIB

Tertutup rapat, puluhan hingga ratusan orang terjebak saling berdesakan di depan pintu keluar.

Metropolitan | 12:52 WIB

Kontrak rumah yang ditempati Rizky Billar dan Lesti Kejora tinggal dua tahun lagi.

Gosip | 18:50 WIB

Millen kembali menggunggah foto seksi ke media sosial Instagram pribadinya.

Gosip | 18:49 WIB

Kepercayaan publik kepada Baim Wong sudah menipis karena dinilai selalu mengulagi kesalahan yang sama meski sudah meminta maaf.

Gosip | 18:29 WIB

Menurut Inul Daratista, apa yang terjadi pada rumah tangga Lesti Kejora dan Rizky Billar merupakan akibat dari perjodohan warganet.

Gosip | 18:16 WIB

Menurut ketua RT, saat keluar rumah, Rizky Billar hanya seorang diri.

Gosip | 17:55 WIB
Tampilkan lebih banyak