Ni Ketut Mayoni, Perempuan Hindu yang Jadi Magister Manajemen Pendidikan Islam di UIN Mataram

Dalam acara wisuda itu, tampak wisudawati beragama Hindu, Ni Ketut Mayoni. Ia berhasil meraih gelar magister pada Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI).

Muzaki
Minggu, 14 Agustus 2022 | 22:21 WIB
Ni Ketut Mayoni, Perempuan Hindu yang Jadi Magister Manajemen Pendidikan Islam di UIN Mataram
wisudawati UIN Mataram beragama Hindu

PURWOKERTO.SUARA.COM, Ada yang tak biasa pada Wisuda ke-43 Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram yang digelar di Auditorium UIN Mataram pada Sabtu 31 Juli 2022. Di kampus Islam itu, hampir seluruh mahasiswanya adalah muslim. Apalagi mereka yang mengambil pendidikan Islam. Namun di UIN Mataram, ada mahasiswi Hindu yang mengambil jurusan pendidikan Islam sampai lulus.

Dalam acara wisuda itu, tampak wisudawati beragama  Hindu, Ni Ketut Mayoni. Ia berhasil meraih gelar magister pada Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI). 

“Saya amat mengapresiasi semangat belajar Ni Ketut Mayoni meski menjadi satu satu-satunya mahasiswa pascasarjana yang duduk bersanding dengan para ustaz namun tak membuatnya minder,” ungkap Rektor UIN Mataram Masnun Tahir melalui pesan singkat, Jumat (5/8/2022). 

“Tentu ini bisa dijadikan percontohan yang sangat baik terlebih lagi dalam konteks membangun moderasi beragama, saya kira ini menjadi salah satu bukti kongkrit di UIN Mataram telah mampu mencetak sarjana manajemen pendidikan Islam dari kalangan non muslim,” imbuh Masnun. 

Baca Juga:Guru Aniaya Siswa SMKN 1 Jakarta Pusat hingga Memar, Orang Tua Lapor Polisi

Dikatakan Masnun, core value dari UIN Mataram adalah cendekia, terbuka dan unggul, sehingga siapapun punya kesempatan yang sama untuk belajar.

"Ini juga sejalan dengan komitmen Gus Men yang terus-menerus memberikan atensi dan intensi tentang moderasi beragama. Kampus UIN harus menjadi agen moderasi beragama," katanya. 

Ia menambahkan  nilai-nilai moderasi beragama ini tidak sekadar menjadi komitmen qauly (perkataan), tetapi juga menjadi komitmen fi'liy (laku social) serta komitmen manhajiy (pola pikir).

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kurikulum UIN Mataram, Adi Fadli, menyebut lembaganya secara spirit sudah sepakat membangun jembatan ilmu pengetahuan yang interdisipliner serta interaktif dengan segala wawasan keilmuan yang lain.

"UIN Mataram sudah menjadi role model jembatan peradaban keilmuan interaktif dalam membangun interdisipliner keilmuan," ujarnya 

Baca Juga:Fakta Dibalik Permintaan Fee 15 T Deolipa

Adi mengatakan, adanya mahasiswa non-muslim pada wisuda UIN Mataram sebagai bukti citra Islam yang baik.

"Islam harus mampu menarik simpatik dari saudara-saudara kita yang non-muslim guna membangun interaksi keagamaan yang konstruktif dalam bingkai Pancasila dan NKRI. Wisudawati yang beragama Hindu tersebut mencitrakan ada daya simpatik spirit keagamaan dalam bingkai Pancasila dan NKRI," jelasnya.

Semangat tersebut, kata Adi, sejalan dengan moderasi beragama yang dicanangkan oleh Kementerian Agama RI guna membangun harmonisasi antarumat beragama maupun intern umat beragama. 

News

Terkini

pihaknya bakal menerima sanksi yang akan diberikan Komdis PSSI. Meski sejauh ini, pihaknya belum menerima pemberitahuan sanksi apa yang akan diterima secara resmi.

Sport | 12:12 WIB

Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberi perhatian pada tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Melalui rekaman video singkat, ia mengucapkan belasungkawa untuk para korban yang meninggal pada tragedi Kanjuruhan.

Sport | 09:35 WIB

manfaat tumbuhan kumis kucing yang perlu kalian ketahui

Lifestyle | 08:47 WIB

Saat anak telah memiliki pikiran yang kritis sejak dini maka anak dapat lebih mudah memahami diri sendiri, mampu memecahkan masalah dan menerima perbedaan

Lifestyle | 08:11 WIB

Doa keselamatan bisa diamalkan sebelum berpergian atau saat melakukan perjalanan. Ada beberapa doa yang dikenal dalam umat Islam

Lifestyle | 08:06 WIB

Unjuk rasa yang dilakukan itu untuk mendukung keputusan penyelenggara kompetisi Liga 1 untuk menghentikan sementara seluruh pertandingan, usai laga Arema FC dan Persebaya Surabaya

Sport | 21:06 WIB

Pemerintah bentuk Neraca Komoditas yang berisi data dan informasi komoditas tertentu

News | 20:59 WIB

Dilansir dari situs resmi FIFA, Infantino selaku Presiden FIFA mengucapkan belasungkawa kepada keluarga dan teman korban dalam insiden tragis itu.

Sport | 20:22 WIB

Bahkan, akun twitter Mesut Ozil, pemain sepakbola top dunia ikut mengomentari peristiwa memilukan ini. Akun Mesut Ozil mengunggah postingan dengan kata-kata sebagai berikut

News | 18:52 WIB

Presiden meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini. Di saat yang sama, Kepala Negara meminta agar Liga 1 dihentikan sementara.

News | 18:11 WIB

"Ada luka memar di sekujur tubuh bahkan ada warna biru,"ujar paman korban.

Metropolitan | 19:23 WIB

Ayah dan Ibu Brigadir J mengungkap arogannya tindakan rombongan Brigjen Pol Hendra Kurniawan yang bahkan tak berkenan melepas sepatu mereka.

Metropolitan | 18:42 WIB

Buntut prank dengan membikin laporan soal kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), artis Baim Wong dan istrinya, Paula Verhoeven, dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Metropolitan | 18:14 WIB

"Setelah saya berdiri saya didorong dari belakang dan kemudian melihat ayah terjatuh,"

Metropolitan | 14:56 WIB

Lirik lagu tersebut menggambarkan kerinduan terhadap bulan purnama, sesuai dengan judulnya

Metropolitan | 14:23 WIB

Roy Kiyoshi mengomentari kasus KDRT di pernikahan Rizky Billar dan Lesti Kejora.

Gosip | 19:36 WIB

Ruben Onsu mengaku sempat berkirim pesan dengan Lesti Kejora sampai berita soal KDRT heboh dan diceritakan oleh istri Rizky Billar tersebut.

Gosip | 19:03 WIB

Kontrak rumah yang ditempati Rizky Billar dan Lesti Kejora tinggal dua tahun lagi.

Gosip | 18:50 WIB

Millen kembali menggunggah foto seksi ke media sosial Instagram pribadinya.

Gosip | 18:49 WIB

Kepercayaan publik kepada Baim Wong sudah menipis karena dinilai selalu mengulagi kesalahan yang sama meski sudah meminta maaf.

Gosip | 18:29 WIB
Tampilkan lebih banyak