Tekan Angka Kematian, 30 Jamaah Haji Risiko Tinggi Jadi Perhatian saat Armuzna

Kepala Pusat Kesehatan Haji dr. Budi Sylvana, MARS meminta Tenaga Kesehatan Haji (TKH) kelompok terbang (kloter) menekankan tiga hal penting menjelang Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), yakni mengawal ketat 30 jamaah haji risiko tinggi (risti), skrining kesehatan ketat, serta gerakan minum bersa

Khoirul Muzaki
Rabu, 06 Juli 2022 | 23:02 WIB
Tekan Angka Kematian, 30 Jamaah Haji Risiko Tinggi Jadi Perhatian saat Armuzna
pixabay

PURWOKERTO.SUARA.COM, Kepala Pusat Kesehatan Haji dr. Budi Sylvana, MARS meminta Tenaga Kesehatan Haji (TKH) kelompok terbang (kloter) menekankan tiga hal penting menjelang Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), yakni mengawal ketat 30 jamaah haji risiko tinggi (risti), skrining kesehatan ketat, serta gerakan minum bersama dan makan tiga butir kurma.


Menurut dr. Budi, ketiga pesan ini harus menjadi pedoman bagi semua TKH sebagai bentuk ikhtiar dalam mencapai target mengurangi angka kesakitan dan kematian jemaah haji di tahun ini.


''Ingat misi kita, bahwa angka kematian harus dibawah satu per mil. Saya tidak akan gunakan angka absolut. Kurang dari satu per mil,'' tegas dr. Budi.


Untuk itu, dr. Budi menekankan ketiga pesan ini harus betul-betul dilaksanakan oleh semua petugas kesehatan, khususnya para Tenaga Kesehatan Haji (TKH) kloter.

Baca Juga:Truk Tabrak Pohon di Prembun Kebumen, 1 Orang Tewas


Pengawalan ketat ini dilakukan dengan memastikan 30 jamaah risti dimaksud berada satu tenda dengan para TKH Kloter. Sehingga TKH dapat memantau secara intensif terhadap kepatuhan jamaah dalam mengkonsumsi obat rutin secara teratur. TKH juga dapat memastikan jamaah haji risti tidak melakukan aktivitas yang terlalu banyak di luar tenda. Jikapun keluar tenda, jamaah harus dipastikan berbekal Alat Pelindung Diri yang lengkap, seperti payung, kacamata hitam, dan alat semprot wajah.


Budi mengatakan, sampai saat ini belum ada informasi 30 jamaah haji yang masuk kelompok risti meninggal dunia. Itulah pentingnya kenapa TKH harus terus mengawal ketat jamaah haji risti selama di Arab Saudi.


Menurutnya, pemantauan ketat 30 jamaah haji risti akan memudahkan pada tenaga kesehatan kloter untuk melakukan monitoring dan kontroling terhadap kondisi jamaah. Harapannya, jamaah haji akan tetap terjaga kondisinya sampai kembali ke tanah air nanti.

Petugas kesehatan diminta juga untuk memperketat skrining kesehatan kepada jamaah menjelang Armuzna. Hal ini untuk menentukan siapa saja jamaah haji yang akan disafari wukufkan dan badal melontar jumrah.


''Jadi tolong jamaah yang dinilai tidak laik kesehatannya untuk melakukan Armuzna secara mandiri, disafari wukufkan untuk arafahnya, sementara untuk lempar jamaratnya dibadalkan,'' katanya.

Baca Juga:Resep Udang Bakar Madu Khas Resto Sunda Ala Chef Devina Hermawan, Cukup 10 Menit


Budi  yakin, jika hal ini dilakukan, angka kematian pada jamaah haji bisa ditekan. Untuk itu penting setiap dokter kloter mendata siapa saja jamaah haji yang perlu safari wukuf dan badal melontar jumroh.

Hal lain yang perlu diperhatikan TKH adalah,  jangan sampai jamaah haji kekurangan cairan di tengah suhu ekstrim. Untuk itu akan dilakukan gerakan minum bersama dan gerakan makan kurma tiga butir antara petugas dan jamaah.


''Ajak mereka minum bersama untuk menjaga stamina mereka. Kita juga ajak makan kurma bersama,'' katanya.


Untuk itu, dia hanya menyarankan agar jemaah haji minum air putih dan makan tiga butir kurma setiap harinya. Setidaknya setiap satu jam sekali, jamaah dapat didorong untuk minum sebanyak 200 ml air.


Namun, khusus bagi jamaah yang memiliki penyakit kronis seperti jantung dan gagal ginjal, harus dikonsultasikan dulu dengan dokter spesialis, asupan cairan yang dibutuhkan. Hal ini penting untuk memastikan intake cairan yang harus dikonsumsi tidak malah membahayakan nyawa jamaah tersebut.


''Tentu minum air disesuaikan pada jemaah yang kita ketahui punya penyakit jantung dan ginjal tentunya tidak sama ya,'' katanya.

News

Terkini

Untuk mencetak lengger yang profesional dan bermertabat, Kabupaten Wonosobo menggelar Wisuda Lengger. Tahun ini, tahapan Wisuda Lengger angkatan ke-3 Rakanan Suro Giyanti 2022 telah dimulai.

Budaya | 12:08 WIB

hatsApp sedang membangun cara baru untuk meningkatkan privasi dan keamanan pengguna untuk meningkatkan pengalaman saat menggunakan aplikasi.

Lifestyle | 11:39 WIB

Timnas Indonesia harus bekerja keras untuk lolos ke final Piala AFF U-16, Rabu 10 Agustus 2022 di Maguwoharjo Stadium. Melawan Myanmar yang menerapkan strategi parkir bus di lini belakang, Tinmas kesulitan mencetak gol bahkan tertinggal 1-0 di babak pertama.

Sport | 22:55 WIB

Timnas Indonesia lolos ke final Piala AFF U-16 setelah menang melalui drama adu pinalti. Indonesia akan kembali bertemu Vietnam di partai final.

Sport | 22:25 WIB

Timnas Indonesia sempat tertinggal 1-0 dari Myanmar pada babak pertama semifinal Piala AFF U-16 di Maguwoharjo Stadium, Rabu 10 Agustus 2022. Gol Myanmar dicetak Nay Min pada menit 43. Namun Timnas Indonesia melalui Riski Afrisal menyamakan kedudukan pada menit 69 melalui tendangan bebas.

Sport | 21:57 WIB

Timnas Indonesia tertinggal 1-0 dari Myanmar pada semifinal Piala AFF U-16 di Maguwoharjo Stadium, Rabu 10 Agustus 2022. Gol Myanmar dicetak Nay Min pada menit 43.

Sport | 21:43 WIB

Belum lama ini boy grup NCT Dream membatalkan jadwal konser mereka, yang rencananya diadakan akhir juli lalu harus dibatalkan karena dua anggota nya positif Covid-19 dan harus menjalankan isolasi mandiri.

Lifestyle | 21:14 WIB

Di satu sisi, selain trek yang menantang, banyak tempat mountain bike di Indonesia juga menawarkan pemandangan alam yang mempesona.

Lifestyle | 21:07 WIB

Ribuan Bobotoh berunjuk rasa di Graha Persib pada Rabu (10/8/2022) Siang. Viking Persib Club mendara, ada sekitar 5.000 orang yang hadir dalam aksi tersebut.

Sport | 19:35 WIB

Saat ini pengguna WhatsApp dapat menghapus pesan yang sudah dikirim meskipun durasinya mencapai dua hari setelah pesan itu dikirim.

Lifestyle | 19:09 WIB

WhatsApp kembali merilis sebuah fitur baru yang memungkinkan pengguna tak bisa lagi merekam (screenshot) sebuah pesan sekali lihat atau View Once

Lifestyle | 18:54 WIB

Fitur baru di WhatsApp terkait privasi pengguna memungkinkan pengguna untuk keluar dari grup WhatsApp diam-diam, tanpa ketahuan.

Lifestyle | 18:44 WIB

Deolipa Yumara, kuasa hukum Bharada RE mendadak mencuri perhatian. Bukan hanya cara penyampaiannya yang melegakan publik, namun juga penampilannya yang nyentrik.

News | 17:28 WIB

Terkait penyalahgunaan senjata api ini, tindakan Ferdy Sambo dalam kejadian itu bertolak belakang dengan pernyataannya saat menjabat Kadiv Propam Polri.

News | 12:52 WIB

Celebes Canyon menawarkan keindahan berupa bebatuan sungai dengan bentuk sangat indah yang dapat dijadikan tempat swafoto bersama teman ataupun keluarga.

Lifestyle | 11:40 WIB
Tampilkan lebih banyak