Tiga Tantangan Moderasi Beragama Menurut Kemenag RI, Terungkap Pada Seminar Pra Muktamar ke-48 Muhammadiyah di UMP

Kemenag RI dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar seminar pra muktamar Muhammadiyah bertajuk Moderasi Beragama Dalam Perpesktif Dakwah, Jumat 1 Juli 2022. ada tiga tantangan dalam mewujudkan moderasi beragama menurut Kemenag RI.

Rudal Afgani Dirgantara
Minggu, 03 Juli 2022 | 14:14 WIB
Tiga Tantangan Moderasi Beragama Menurut Kemenag RI, Terungkap Pada Seminar Pra Muktamar ke-48 Muhammadiyah di UMP
Doc. UMP

PURWOKERTO.SUARA.COM, PURWOKERTO - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar seminar pra muktamar Muhammadiyah bertajuk “Moderasi Beragama Dalam Perpesktif Dakwah”, Jumat 1 Juli 2022. Moderasi beragama merupakan upaya melawan esktremisme keberagamaan di Indonesia yang menguat belakangan.

Moderasi beragama menjadi sarana mewujudkan kemaslahatan kehidupan beragama dan berbangsa yang harmonis, damai, dan toleran sehingga Indonesia maju. Moderasi beragama juga sesungguhnya merupakan kunci terciptanya toleransi dan kerukunan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.

“Sekarang berbagai negara ingin belajar ke Indonesia bagaimana cara merawat keragaman. Karena itu teman-teman di Kemenag sedang menerjemahkan sebuah buku tentang Moderasi Beragama ke ragam bahasa, mudah-mudahan diikuti bangsa lain agar harmonis,” kata Kepala Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, Imam Syafei 

Namun ada tiga tantangan dalam mewujudkan moderasi beragama. Pertama, berkembangnya klaim kebenaran subyektif dan pemaksaan kehendak; kedua, berkembangnya cara pandangan, sikap, dan praktik beragama yang berlebihan (ekstrem); ketiga, berkembangnya semangat beragama yang tidak selaras dengan kecintaan berbangsa dalam bingkai NKRI.

Baca Juga:Penipuan Berkedok Trading Crypto, Perempuan Asal Kebumen Raup Rp 200 Miliar dari 2.800 Korbannya

Syafei mengatakan dalam menghadapi ketiga tantangan di atas, dibutuhkan beberapa langkah. Seperti memperkuat esensi ajaran agama dalam kehidupan masyarakat, mengelola tafsir keagamaan dengan mencerdaskan kehidupan keberagamaan, dan merawat keindonesiaan.

Ekstremisme Dalam Arti Luas

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr H Abdul Mu’ti, MEd yang hadir dalam acara Seminar Pra-Muktamar Muhammadiyah & ‘Aisyiyah secara daring menyebut seluruh manusia di penjuru dunia tengah menghadapi ekstrimisme. 

Menurutnya, ekstimisme tidak hanya berkelindan dengan persoalan agama, akan tetapi juga pada persoalan politik, budaya, dan pelbagai ideologi-ideologi yang lainnya. 

Ekstrimisme jua terjadi pada ruang lingkup budaya dengan ditandai munculnya rasisme atau munculnya fasisme yang hingga detik sekarang ini masih eksis dalam kehidupan masyarakat era modern.

Baca Juga:Waspada! Ini Modus Investasi Bodong di Kebumen yang Raup Dana Hingga Rp 200 Miliar dari 2.800 Korbannya

“Berbagai kelompok yang mereka juga secara ekstrim menyuarakan ideologi-ideologi tertentu bisa juga kita sebut secara ekstrim. Misalnya kelompok-kelompok yang mendorong liberalisme secara berlebihan, itu juga menurut saya termasuk kategori ekstrim. Karena ekstrimisme itu sebenarnya akarnya adalah sikap berlebih-lebihan yang berkaitan dengan pandangan tertentu atau perilaku tertentu,” ujar dia.

Moderasi beragama pada awalnya digagas dan dikembangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada masa Menteri Dr Lukman Hakim Saifuddin. Masa itu karena terjadi kecemasan terhadap berbagai hal yang terjadi di Indonesia yang sebagiannya bermuara pada agama.

“Istilah moderatisme itu dipilih di antara istilah yang selama sekian lama menjadi diskursus di ruang publik ketika orang bicara mengenai radikalisme dan deradikalisasi. Sejak awal Muhammadiyah menyampaikan ketidaksetujuannya dengan dua istilah itu, karena persoalan yang berkaitan dengan problem definition dan juga persoalan yang berkaitan dengan bagaimana ketika itu dilakukan sebagai gerakan dan kebijakan,” ujarnya.

News

Terkini

Banyuwangi memang kota musisi, beragam genre musik tumbuh di Bumi Blambangan Banyuwangi. Terbaru penyanyi cilik asal Srono Banyuwangi, Farel Prayoga sukses menggoyang seisi Istana Merdeka pada Peringatan HUT RI Ke-77, Rabu 17 Agustus 20222.

Lifestyle | 21:56 WIB

FIFA meluncurkan logo resmi Piala Dunia FIFA U-20 2023 Indonesia tepat pada HUT ke-77 RI, Rabu 17 Agustus 2022. Peluncuran dilakukan sembilan bulan sebelum bintang-bintang lapangan beraksi memperebutkan gelar juara.

Sport | 21:27 WIB

Tak parani tak tuturi sing apik. Nek ora gelem.. tapuki lambene,(aku hampiri nanti aku nasehati yang baik. Kalau gak mau, tapuk mulutnya)

News | 20:19 WIB

PT Pertamina (Persero) memusatkan upacara peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan Donan komplek Head Office PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap, Rabu (17/8/2022). Upacara bendera melibatkan siswa-siswi SLB Cilacap sebagai pengibar bendera, tim paduan suara.

News | 20:16 WIB

Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan dihadiri Ustas Abu Bakar Ba'asyir, Rabu (17/8/2022).

News | 19:35 WIB

Kritik keras terhadap lagu itu juga disampaikan ulama PBNU KH. Ahmad Muwafiq atau akrab disapa Gus Muwafiq. Ia tak terima tokoh yang menurunkan ulama-ulama besar dan raja di Jawa itu diparodikan menjadi lagu dangdut.

News | 18:02 WIB

Pada pelaksanaan Upacara HUT Ke-77 RI di Istana Negara, Rabu, 17 Agustus 2022, Penyanyi cilik asal Banyuwangi, Farel Prayoga berhasil menghibur seluruh peserta upacara dan undangan yang hadir.

Lifestyle | 17:23 WIB

Jokowi juga menanyakan kepada Farel tentang sekolahnya. Tak luput, Orang nomor satu di Indonesia itu memberikan pesan kepada Farel.

News | 17:02 WIB

Senin kemarin (15/8), seorang warga binaan atau narapidana perkara tindak pidana narkotika telah melarikan diri dari Lapas Kelas II B Lhoksukon, Aceh Utara.

News | 16:53 WIB

Farel Prayoga, bocah asal Banyuwangi yang viral di Tik Tok berkat lagu "Ojo Dibandingke" sukses membuat para pejabat istana bergoyang di acara resmi Upaca HUT RI ke-77, Rabu 17 Agustus 2022.

News | 14:50 WIB

Tim Nasional (Timnas) U-16 bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (17/08/2022).

Sport | 12:51 WIB

Kementerian Agama (Kemenag) RI menargetkan seluruh guru madrasah mendapatkan pelatihan Kurikulum Merdeka. Akan tetapi, penerapan kurikulum baru tersebut dianggap masih percontohan.

News | 12:44 WIB

Peristiwa kebakaran indekos di Kelurahan Duri Selatan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, DKI Jakarta mengakibatkan enam orang tewas dan tiga orang mengalami luka bakar, pada Rabu (17/8/2022).

News | 12:41 WIB

Pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin mengajak seluruh elemen bangsa untuk semakin merapatkan persatuan agar menjadi lebih kuat dan mampu mengatasi berbagai tantangan krisis yang mengancam.

News | 08:45 WIB

Salah satu orang terkaya di dunia, Elon Musk menulis di akun Twitternya, dirinya akan membeli klub Manchester United. Hal tersebut ia sampaikan setelah dirinya menegaskan dukungannya pada Partai Republik dan Demokrat di Amerika Serikat (AS).

News | 08:40 WIB
Tampilkan lebih banyak