Bikin Gaduh, Mahathir Mohamad Sebut Malaysiai Semestinya Klaim Singapura dan Kepulauan Riau

Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad mengatakan Singapura pernah suatu kali dimiliki Johor dan negara bagian Johor harus mengklaim kembali Singapura untuk dikembalikan ke Johor dan Malaysia.

Rudal Afgani Dirgantara
Selasa, 21 Juni 2022 | 20:48 WIB
Bikin Gaduh, Mahathir Mohamad Sebut Malaysiai Semestinya Klaim Singapura dan Kepulauan Riau
Suara.com

PURWOKERTO.SUARA.COM - Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad mengatakan Singapura pernah suatu kali dimiliki Johor dan negara bagian Johor harus mengklaim kembali Singapura untuk dikembalikan ke Johor dan Malaysia.

"Namun tidak ada permintaan apapun terhadap Singapura. Justru kita malah menunjukkan apresiasi terhadap kepemimpinan negara baru yang disebut Singapura ini," kata dia ketika berpidato pada Minggu, 19 Juni 2022 lalu, dikutip dari The Straits Times.

Tun Dr Mahathir juga mengatakan pemerintah Malaysia beranggapan lebih berharga ketika memenangkan pulau Sipadan dan Ligitan dari Indonesia di Mahkamah Internasional, sambil menyerahkan sepotong batu seukuran meja, Pedra Branca, ke Singapura.

"Kita harus menuntut bukan saja Pedra Branca, atau Pulau Batu Puteh, untuk dikembalikan kepada kita. Kita juga harus meminta Singapura dan Kepulauan Riau sebagai Tanah Melayu," ujar dia disambut tepuk tangan audiens.

Mantan Perdana Menteri berusia 96 tahun yang dikenal sebagai tokoh kontroversial berbicara pada sebuah acara di Selangor yang diadakan beberapa organisasi nonpemerintah di bawah naungan Kongres Survival Melayu. Acara ini bertajuk "Aku Melayu: Survival Bermula".

Pada pembukaan pidatonya yang disiarkan langsung di media sosial, Mahathir mengatakan apa yang dikenal sebagai Tanah Melayu itu luas, membentang dari Tanah Genting Kra di Thailand Selatan sampai ke Kepulauan Riau dan Singapura. Namun kini hanya terbatas di Semenanjung Malaya.

"Saya bertanya-tanya apakah Semenanjung Malaya akan jadi milik orang lain di masa depan," ucapnya.

Ia juga mengatakan Malaysia hari ini tidak dimiliki oleh warga pribumi, karena banyak masyarakat melayu hidup miskin dan cenderung menjual tanah mereka.

Ia mendesak audiens untuk belajar dari sejarah, ia mengatakan: "Jika kita salah, kita harus memperbaiki kesalahan ini sehingga tanah kita tetap tanah Melayu,".

Mahkamah Internasional menetapkan Pulau Sipadan dan Ligitan milik Malaysia bukan Indonesia pada 2002. 

Pada 2008, Mahkamah Internasional memutuskan Pedra Branca milik Singapura. Sementara kedaulatan atas Middle Rocks di dekatnya diberikan kepada Malaysia.

Pada 2017, Malaysia mengajukan peninjauan ulang atas keputusan Mahkamah Internasional. Tapi pada Mei 2018 setelah Mahathir kembali menjadi Perdana Menteri, Malaysia mengumumkan tidak mencabut proses hukum peninjauan kembali.

News

Terkini

Berikut beberapa fakta dan profil menarik mengenai Izra Mashel

Lifestyle | 21:19 WIB

menterian Komunikasi dan Informatika menilai literasi digital sebagai salah satu cara untuk membantu masyarakat memahami pelindungan data pada tingkat dasar

Lifestyle | 20:56 WIB

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Purbalingga akan mengarungi kompetisi liga 3 dan turnamen Piala Suratin tahun 2022. Untuk menghadapi kompetisi ini, Askab PSSI Purbalingga menunjuk manajer untuk masing-masing tim.

Sport | 19:31 WIB

Terbaru YouTube resmi merilis fitur monetisasi Super Chat dan Super Stickers di Indonesia. Fitur baru ini diharapkan mampu membantu memperkuat hubungan kreator dengan para penontonnya.

Lifestyle | 18:53 WIB

Rentetan hasil buruk yang dialami oleh Manchester United tidak mengurungkan niat Jim Ratcliffe Miliarder asal Inggris dan Pemilik INEOS Group untuk membeli setan merah. Bahkan Jim dipastikan menjadi calon pembeli terkuat Manchester United jika raksasa sepak bola Inggris itu jadi untuk dijual ke pasa

Sport | 13:28 WIB

Setelah resmi keluar dari Fromis_9, Lee Gyuri dikabarkan telah bergabung ke dalam agensi Just Entertainment.

Lifestyle | 13:18 WIB

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menemukan ladang ganja seluas 25 hektare di Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Penemuan tersebut merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan kasus peredaran ganja seberat 270 kilogram jaringan Aceh-Lampung-Jakarta.

News | 10:57 WIB

Momentum Presiden Jokowi meminta Farel Prayoga menyanyikan lagu Joko Tingkir di Istana Negara namun tak dilayani jadi perhatian. Ternyata ada alasan tersendiri mengapa permintaan orang nomor satu di Indonesia itu tak mampu dipenuhi Farel Prayoga.

News | 10:41 WIB

PSIS Semarang akan melakoni laga pekan kelima BRI Liga 1 2022/2023 melawan Persik Kediri di Stadion Jatidiri, Kota Semarang pada Kamis 18 Agustus 2022 pukul 16.00 WIB.

Sport | 10:36 WIB

Replika tas gunung atau carrier raksasa dipajang di Gedung Sate Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/8/2022). Replika tas setinggi 2,6 meter dan memiliki volume 1.945 liter tersebut berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada momentum HUT Ke-77 RI.

Lifestyle | 10:07 WIB

Sepertinya banyak peserta upacara atau tamu undangan yang masih belum paham terkait keputusan Farel tidak menuruti permintaan presiden dan menyanyikan ulang lagu Ojo Dibandingke.

News | 09:46 WIB

Dengan film yang bertemakan perjuangan, sobat dapat merasakan bagaimana beratnya perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia yang tercermin dalam sebuah film.

News | 08:47 WIB

Putera-puteri Banyuwangi mewarnai upacara peringatan HUT RI di Istana Negara. Tak hanya penyanyi cilik Banyuwangi Farel Prayoga yang menjadi bintang.

News | 07:52 WIB

Banyuwangi memang kota musisi, beragam genre musik tumbuh di Bumi Blambangan Banyuwangi. Terbaru penyanyi cilik asal Srono Banyuwangi, Farel Prayoga sukses menggoyang seisi Istana Merdeka pada Peringatan HUT RI Ke-77, Rabu 17 Agustus 20222.

Lifestyle | 21:56 WIB

Ronny Berty Talpesy, penasihat hukum Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J, mengatakan ia dan kliennya siap menghadapi gugatan yang dilayangkan pengacara Deolipa Yumara.

News | 21:53 WIB
Tampilkan lebih banyak