Eks Walikota Dijerat KPK, Korban Relokasi Sarkem Tuntut Haknya Dikembalikan

LBH Yogyakarta menuntut agar para korban kebijakan eks walikota tersebut bisa dikembalikan (dapat mengakses) hak-haknya yang pernah dirampas.

Khoirul Muzaki
Kamis, 09 Juni 2022 | 17:20 WIB
Eks Walikota Dijerat KPK, Korban Relokasi Sarkem Tuntut Haknya Dikembalikan
AKF

PURWOKERTO.SUARA.COM, YOGYAKARTA - Mantan Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti resmi menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kasus suap pembangunan apartemen di Kota Yogyakarta. LBH Yogyakarta menuntut agar para korban kebijakan eks walikota tersebut bisa dikembalikan (dapat mengakses) hak-haknya yang pernah dirampas.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogya, Julian Dwi Prasetya mengatakan, beberapa perwakilan masyarakat yang menganggap dirinya korban kebijakan pada masa kepemimpinan Haryadi Suyuti banyak yang mengadu dan datang ke kantornya. 

"Mereka datang ke sini, untuk sama-sama mencari para pelaku atau malingnya. Kita desak KPK untuk mencari mereka semuanya. Selama pejabat korupsi, itu ada korban-korban yang terampas haknya dan tidak dapat mengakses hak-haknya," ujarnya di lantor LBH Yogyakarta, Kamis (09/06/2022).

Ia menerangkan, selain mendesak KPK, pihaknya juga akan memeprjuangkan hak-haknya para korban kembali. Pihaknya mencatat, periode Haryadi Suyuti dari 2012 hingga 2022, mereka menerima beberapa kasus, salah satunya kasus PKL Sarkem.

"Ada aturan yang terbit hanya 1 malam yakni peraturan Walikota no 51 tahun 2017. Itu terkait penghapusan pasar tradisional di wilayah Sarkem. Akses masyarakat kemudian ditutup, haknya jadi terampas," tegas Julian. 

Pihaknya juga mendukung semua para korban yang tidak mendapatkan akses terhadap hak-haknya. Seperti akses air, udara, matahari, dan sebagainya. 

"Saat ini kan apartemen memberikan suap, saat ini akses airnya gimana? akses mendapatkan sinar mataharinya gimana?  Apakah gedungnya mau dirobohkan, atau izinnya dicabut? Atau bagaimana?" ujar Julian.

Korban Relokasi Pasar Kembang, Ester mengatakan, dirinya adalah korban relokasi kios yang ada di pasar kembang pada tahun 2017 lalu. Dia dan para PKL lain digusur tanpa ada ganti apapun. 

Pihaknya menuntut agar kiosnya ditukar atau diganti dengan yang baru. Hal itu agar dirinya bisa melanjutkan mencari biaya hidup untuk keluarga. 

"Jalan Pasar Kembang juga jangan dihapus, tapi harus dilestarikan sebagi pasar tradisional. Kalau HS (Haryadi Suyuti) tidak bisa bertanggung jawab, maka dia harus dimiskinkan atau dihukum mati," tegasnya dengan mata berkaca-kaca. (AKF)

News

Terkini

Bulan Purnama Agustus 2022 akan menjadi fenomena Supermoon terakhir tahun ini.

Lifestyle | 13:25 WIB

Untuk mencetak lengger yang profesional dan bermertabat, Kabupaten Wonosobo menggelar Wisuda Lengger. Tahun ini, tahapan Wisuda Lengger angkatan ke-3 Rakanan Suro Giyanti 2022 telah dimulai.

Budaya | 12:08 WIB

hatsApp sedang membangun cara baru untuk meningkatkan privasi dan keamanan pengguna untuk meningkatkan pengalaman saat menggunakan aplikasi.

Lifestyle | 11:39 WIB

Timnas Indonesia harus bekerja keras untuk lolos ke final Piala AFF U-16, Rabu 10 Agustus 2022 di Maguwoharjo Stadium. Melawan Myanmar yang menerapkan strategi parkir bus di lini belakang, Tinmas kesulitan mencetak gol bahkan tertinggal 1-0 di babak pertama.

Sport | 22:55 WIB

Timnas Indonesia lolos ke final Piala AFF U-16 setelah menang melalui drama adu pinalti. Indonesia akan kembali bertemu Vietnam di partai final.

Sport | 22:25 WIB

Timnas Indonesia sempat tertinggal 1-0 dari Myanmar pada babak pertama semifinal Piala AFF U-16 di Maguwoharjo Stadium, Rabu 10 Agustus 2022. Gol Myanmar dicetak Nay Min pada menit 43. Namun Timnas Indonesia melalui Riski Afrisal menyamakan kedudukan pada menit 69 melalui tendangan bebas.

Sport | 21:57 WIB

Timnas Indonesia tertinggal 1-0 dari Myanmar pada semifinal Piala AFF U-16 di Maguwoharjo Stadium, Rabu 10 Agustus 2022. Gol Myanmar dicetak Nay Min pada menit 43.

Sport | 21:43 WIB

Belum lama ini boy grup NCT Dream membatalkan jadwal konser mereka, yang rencananya diadakan akhir juli lalu harus dibatalkan karena dua anggota nya positif Covid-19 dan harus menjalankan isolasi mandiri.

Lifestyle | 21:14 WIB

Di satu sisi, selain trek yang menantang, banyak tempat mountain bike di Indonesia juga menawarkan pemandangan alam yang mempesona.

Lifestyle | 21:07 WIB

Ribuan Bobotoh berunjuk rasa di Graha Persib pada Rabu (10/8/2022) Siang. Viking Persib Club mendara, ada sekitar 5.000 orang yang hadir dalam aksi tersebut.

Sport | 19:35 WIB

Saat ini pengguna WhatsApp dapat menghapus pesan yang sudah dikirim meskipun durasinya mencapai dua hari setelah pesan itu dikirim.

Lifestyle | 19:09 WIB

WhatsApp kembali merilis sebuah fitur baru yang memungkinkan pengguna tak bisa lagi merekam (screenshot) sebuah pesan sekali lihat atau View Once

Lifestyle | 18:54 WIB

Fitur baru di WhatsApp terkait privasi pengguna memungkinkan pengguna untuk keluar dari grup WhatsApp diam-diam, tanpa ketahuan.

Lifestyle | 18:44 WIB

Deolipa Yumara, kuasa hukum Bharada RE mendadak mencuri perhatian. Bukan hanya cara penyampaiannya yang melegakan publik, namun juga penampilannya yang nyentrik.

News | 17:28 WIB

Terkait penyalahgunaan senjata api ini, tindakan Ferdy Sambo dalam kejadian itu bertolak belakang dengan pernyataannya saat menjabat Kadiv Propam Polri.

News | 12:52 WIB
Tampilkan lebih banyak